Wednesday, December 13, 2006

3G

3G
GSM(WCDMA) or CDMA(CDMA EVDO/DV)

Diawali dari sejarah 3G, Ternyata perbedaan utama di antara
teknologi-teknologi
ini terletak pada sistem dan kecepatan transfer datanya. Seperti teknologi 1G (AMPS/NMT/DECT) yang masih berbentuk analog dan menggunakan circuit switch (??? kbps), teknologi 2G (GSM/CDMA) yang sudah berbentuk digital tapi masih menggunakan circuit switch (14,4 kbps), teknologi 2,5G (GPRS/CDMA 2000-1X) yang berbentuk digital dan sudah menggunakan circuit-packet switch (115/307 kbps), serta teknologi3G (WCDMA/CDMA EVDO/DV) yang sudah digital dan full-packet switch (2000-2400/3090 kbps).

Sekarang ini anggapan masyarakat 3g itu hanya milik GSM, yang perlu diingat dalam memilih alat telekomunikasi ini yaitu Sesuainkan dengan kebutuhan anda harus melihat ini sebagai pertimbangan pertama, bagi anda yang berkantong pas2an ini sangat penting, tanyakan pada diri anda kegunaan dari alat ini apa hanya untuk komunikasi, transfer data, atau untuk gaya-gaya an. Kalau untuk komunikasi aja anda cukup membel hedset itu itu saja, yang bisa untuk telpon dan sms aja, hedset tipe ini hanya support 2G, kl untuk transfer data anda butuh hedset yang lebih tinggi, untuk urusan trasfer data CDMA memiliki keungulan dalam kecepatan & kesetabilan. untuk 3G sendiri belum terbukti kehebatan nya di indonesia,kecepatan yang diiklankan oleh provider belum tentu sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Untuk 3G di negara kita sendiri masih memiliki banyak masalah, baik itu perijinan dengan pemerintah dalam penggunaan frekwensi oleh Provider, masih mahalnya hedset yang support fitur ini, dan belum adanya kejelasan tarif dalam penggunaan fitur ini. Utuk CDMA sendiri fitur ini sudah mulai dekembangkan oleh Provider dalam 1-2 tahun kedepan sudah dapat dinikmati, yah kita liat aja perkembangan nya kedepan.

Di Asia Pasifik-kecuali Jepang- adopsi terhadap layanan 3G juga tidak terlalu menggembirakan. Buktinya, hingga akhir 2004 pelanggannya baru mencapai 10,5 juta. Namun riset International Data Corporation (IDC) masih sangat optimistis dengan layanan seperti video call dan video streaming ini. Ke depan pelanggan layanan 3G di Asia Pasifik menjadi 142,6 juta pada 2009 dengan pertumbuhan rata-rata 68,5% per tahun.

Untuk 2,5G(GPRS/CDMA 2000-1X) aja diindonesia belum semua masyarakat kita bisa menikmati,paling hanya masyarakat kota besar aja, untuk yang lain masih jauh dari harapan.

0 comments: